Press "Enter" to skip to content

menuju 1 pintu yang sama

“maafkan wahai pintu2 yang memanggil aku, sepertinya aku tak sempat lagi mampir mengetuk kalian.. aku terlalu bingung untuk mengetuk yang mana.. kalian sama baiknya.. kalian sama indahnya..
cukuplah aku ikuti bisikan hati ini yang menuntunku menuju pintu yang sepertinya nantinya kalian tuju pula..
sampai ketemu di balik pintu itu.. … Read More
(mendadak puitis..:D..)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 views