Press "Enter" to skip to content

Epistemologiku…

kesetiaan itu seperti jarak tempuh.. kita menitikan kebahagiaan diatasnya.
kesabaran adalah bahan bakarnya..
sedangkan rasa syukur dan ikhlas adalah “udara segar” yang meng-indahkan “perjalanan itu”
yang adalah menjadi tujuan hidup yang sesungguhnya

elaborasi kesemuanya itulah yang membentuk nilai takwa.

NB: kebahagiaan dan keriangan hati itu ada sebatas “kesetiaan”mu pada rasa syukur dan ikhlas. dan itu sungguh menuntut kesabaran.

epistemologiku by fadlybahari @makassar, 11 Februari 2011

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 views